Selasa, 03 Maret 2009

Serba - Serbi

Blog ini bagi saya ibarat sebuah buku… Buku online, bisa dibaca / didownload semua orang secara gratis. Sejauh yang bisa saya bayangkan, seharusnya Anda tidak akan mengalami kerugian dengan menghabiskan beberapa jam untuk membaca berbagai artikel yang ada di blog ini.

Dan kalau ada sesuatu yang menurut Anda baik di sini, saya harap Anda juga akan mengajak teman-teman Anda untuk berkunjung sebentar ke sini. Saya benar-benar berharap topik debt-based-money-system bisa mulai diketahui lebih banyak orang.

Satu-satunya unsur bisnis mungkin hanyalah beberapa buku yang pernah saya cetak yang masih saya jual di blog ini. Anyway, ini juga bukan sebuah hal yang salah, bukan begitu?

Mungkin tulisan di sini bukan artikel dengan mutu yang sangat tinggi, tidak ditulis oleh para profesor atau para phd., tetapi saya percaya masih cukup bagus sebagai permulaan bagi Anda yang mulai tertarik dengan dunia apa yang sedang kita tinggali, dan sistem keuangan macam apa yang sedang kita gunakan.

Hari ini, kita cerita serba-serbi saja, tidak ada topik khusus yang bisa saya ceritakan…

Semalam index Dow Jones mulai menembus ke bawah level 7000, tabungan dan uang pensiun orang-orang yang menabung secara langsung maupun tidak langsung di bursa saham lagi-lagi menguap. Level 6700 belumlah apa-apa, you have seen nothing yet!

Kalau Anda ingin lihat betapa tidak wajarnya periode 20 tahun terakhir, mungkin grafik ini bisa membantu sedikit…



Di mata saya, alasan satu-satunya yang masuk akal saat membeli saham adalah earning power dari perusahaan yang saya beli. Dia harus sanggup menciptakan profit dan memiliki prospek usaha yang jelas. Suasana seperti sekarang, kebanyakan perusahaan, baik listing maupun tidak, akan mengalami penurunan laba. Anda pernah mendengar kosakata Peak Earning? Bahwa laba korporat secara umum sudah mencapai titik puncak 2 tahun lalu, dan akan mulai menurun, dan terus menurun, di tahun-tahun mendatang?

Turunnya laba, yang cepat atau lambat akan diikuti dengan turunnya optimisme, pasti akan menjatuhkan level saham ke titik yang sangat rendah (serba-serbi pasar modal).

Tentu saja, tidak semua perusahaan merasakan efek yang sama. Mcdonald & Wal-Mart mengalami kenaikan laba di Amerika, sebab pengunjung toko-toko mahal / mewah mulai berpindah ke toko-toko murah. Di saat toko-toko yang lain ramai-ramai mengurangi outlet atau bahkan bangkrut, 2 perusahaan itu justru masih sanggup terus bertumbuh.

Ini hanyalah sebuah contoh, krisis tidak berdampak dengan cara yang sama kepada semua orang. Kalau sebuah kue dulunya dibagi oleh 10 orang, maka lewat krisis ini, walaupun jumlah kue berkurang, misalnya hanya tersisa 0,7 kue, tetapi mungkin hanya akan dibagi oleh 5 atau 6 orang, sebab yang lain akan jatuh bangkrut dan tidak lagi ikut bersaing memperebutkan kue tersebut. Bagi mereka-mereka yang survive, justru ada kemungkinan mereka akan bertambah kaya. Hehe…

Bagaimana dengan nasib mereka-mereka yang bangkrut? Saya tidak tahu... Semoga mereka bisa tetap hidup dengan baik setelahnya.

Korporat mana yang akan bangkrut duluan? Menurut saya mereka-mereka dengan level hutang paling tinggilah yang akan bangkrut duluan. Ingat, cicilan hutang (bunga + pokok) dan sebagian besar biaya-biaya overhead tidak bisa dikurangi walaupun omset usaha menurun drastis. Siapa yang beban hutangnya lebih tinggi, dialah yang lebih menderita pada siklus ini. Yang bisa mereka lakukan sekarang, selain berupaya mempertahankan pelanggan dan mencari pasar baru, ya cuma tinggal berdoa… berharap saingan mereka tumbang duluan. Hehe…

Saya mengucapkan kata-kata ini berdasarkan pengalaman nyata... Inilah yang sedang terjadi di tempat saya bekerja. Pabrik saya berhutang ¼ trilyun kepada 2 bank di Indonesia, dengan kerugian sekitar Rp 2 – 2,5 milyar setiap bulan, benar-benar tidak tahu sampai kapan bos saya bisa bertahan.

Pada dasarnya, perbedaan antara perusahaan insolvent dengan perusahaan bangkrut hanyalah terletak pada selembar kertas. Hanya butuh selembar surat litigasi dari kreditur yang tidak mendapatkan bayaran untuk membangkrutkan sebuah perusahaan yang insolvent.

Detik demi detik terus berlalu, bom waktu ini bisa meledak setiap saat…

Next, saya lihat di berita, AIG kembali mencatat kerugian…. Sialan, saya ikut membeli asuransi jiwa di perusahan ini 7 tahun yang lalu. Kerugian yang mereka derita di Amerika pada Q4 katanya adalah $ 61,7 milyar.

Kalau dibagi menjadi 90 hari (1 Quarter = 3 bulan), dan dibagi lagi ke 24 jam, berarti mereka rugi $ 28,56 juta per jam.

Kalau dikurskan ke rupiah (Rp 12.000), berarti mereka rugi Rp 342,8 milyar per jam. Gila… Bagaimana sebenarnya sebuah perusahaan bisa merugi Rp 342,8 milyar per jam? Apa sebenarnya isi neraca (balanced sheet) mereka? Transaksi macam apa yang sebenarnya sedang mereka lakukan? (Capital Accord 2).

Untuk skala kerugian seperti ini, hanya butuh 45 menit bagi mereka untuk membantu pabrik saya melunasi semua hutang kami… Shit!

Sebenarnya sampai kapan pemerintah Amerika sanggup terus mencoba membailout mereka? Ingat, tidak ada uang yang gratis. Uang hanya muncul dalam bentuk kredit, semuanya harus dibayar kembali + bunga. Apakah pemerintah Amerika benar-benar sanggup meminjam uang tanpa limit kepada seluruh dunia selamanya?

Saya bukan ekonom professional, tetapi benar-benar tidak perlu menjadi profesional untuk mengkomentari masalah ini. US government is insane!

Mungkin ada baiknya kita bahas lagi dasar-dasar keuangan…

Suplai uang datang terutama lewat rakyat negara bersangkutan. Uang tercipta di saat kreasi kredit antara konsumen dengan bank komersial. Untuk uang ini, konsumen / rakyat harus membayar bunga tertentu dengan masa jatuh tempo tertentu.

Sedangkan negara, biaya untuk menghidupi mereka secara umum datang lewat 3 cara:
- Pajak
- Penerbitan surat hutang (meminjam uang kepada publik ataupun negara lain)
- Pendapatan dari perusahaan milik negara

Untuk pajak, tentu saja, ditarik langsung kepada rakyatnya… Untuk surat hutang, baik hutang pokok maupun bunga nantinya juga harus dibayar oleh rakyatnya lewat pajak di tahun-tahun mendatang, ataupun lewat 2 cara lain di atas. Kalau lewat penerbitan surat hutang, ya berarti gali lubang tutup lubang saja.

Nyaris seumur hidup saya, saya mengira negara bisa mencetak uang sebagai debit (bukan hutang & tanpa bunga), dan saya salah! Negara tidak bisa melakukannya sesuka hati. There is no free lunch. Cara sebuah pemerintah mendapatkan uang secara umum adalah lewat 3 cara di atas.

Sekarang coba Anda lihat sisi lain sistem ini, kita ambil contoh kasus Amerika saja, mereka adalah mesin / generator uang teraktif di dunia, apa sebenarnya yang terjadi di sana? Mengapa begitu banyak bailout, dan mengapa mereka begitu suka berperang atau mengancam untuk berperang?

Uang untuk bailout ini adalah beban negara. Kalau negara tidak punya uang? No problem… Jual saja surat hutang baru, pinjam dari orang-orang & negara-negara yang punya uang. Bank-bank dan perusahaan financial raksasa yang mendapatkan uang bailout ini, kemudian bisa melanjutkan usaha mereka, ataupun melanjutkan pembayaran gaji dan bonus aduhai lagi kepada eksekutif mereka. Surat hutang, tentu saja, adalah uang yang harus dibayar kembali di masa mendatang, plus bunga…

Dalam skenario terburuk, kalau surat hutang negara tidak laku, dan pemerintah tetap ngotot membailout juga, ya cetak uang saja. Tapi itu juga bukan uang gratis, tetap uang dalam bentuk kredit, ada bunganya. Inilah yang kita alami tahun 1998… Anda ingat obligasi rekapitulasi dan hiperinflasi kita 11 tahun lalu?

Anggaran untuk berperang bagi pemerintah sana datang juga lewat 3 cara di atas. Publik Amerika, bukan saja harus membayar bunga uang konsumsi mereka, mereka juga harus membayar bunga atas berbagai aktifitas pemerintah mereka. Ratusan milyar dolar, bahkan trilyunan dolar yang telah digunakan sebagai modal perang, setiap tahun juga ada bunganya! Bunga yang harus dibayar pemerintah Amerika di pasar surat hutang setidaknya ratusan milyar dolar / tahun. Siapa yang membayar tagihan ini? Rakyat Amerika…

Pertanyaannya, siapa sebenarnya pemilik utama bank-bank pencipta kredit di negara itu? Siapa sebenarnya yang sedang membeli dalam jumlah masif surat hutang negara? Dan juga siapa pemilik perusahaan-perusahaan pemasok senjata, obat-obatan, dan perusahaan konstruksi yang mendapatkan kontrak-kontrak proyek rehabilitasi lokasi perang, dan perusahaan-perusahaan yang mendapatkan kontrak pertambangan dan sumber energi di lokasi perang. Siapakah mereka sebenarnya? Berapakah sebenarnya margin profit usaha mereka? Apakah mereka mendapatkan proyek-proyek itu dengan tender yang adil atau lewat tunjuk saja?

Kemanapun kita pergi, selalu ada fenomena pemerintah mencoba berhutang sebanyak-banyaknya. Sadarkan Anda apa yang sebenarnya sedang terjadi? Siapa sebenarnya orang-orang di balik pemerintahan berbagai negara di dunia, termasuk di Indonesia?

Saya pernah mendengar sebuah pernyataan dari seorang pejabat tinggi ekonomi di negara ini, kurang lebih yang dia katakan adalah seperti ini…

Defisit anggaran pemerintah sebesar 1,5 – 2 % dari GDP sebenarnya adalah angka yang kecil / tidak signifikan, negara-negara lain juga begitu kok, jadi jangan dibesar-besarkan seolah-olah ini masalah yang besar…

Apa sebenarnya maksudnya? Kalau 1,5 – 2 % adalah angka yang kecil / tidak signifikan, mengapa dia tidak sedikit lebih ambisius dengan mencanangkan SURPLUS 1,5 – 2 %? Mengapa setiap tahun harus DEFISIT?

Jawabannya adalah interest… bunga… Dengan anggaran yang terus defisit maka negara bisa berhutang lebih banyak lagi… Anda bayangkan, kalau semua negara tidak berhutang, berapa kerugian yang akan diderita bankir internasional seperti Mr. Rothschild dan kawan-kawannya? Dan jangan lupa efek lanjutan hutang, negara-negara yang kelebihan beban hutang cepat atau lambat akan menyerahkan sumber daya alam mereka kepada kreditur mereka. Ini hanyalah masalah waktu…

***

Kalau Anda tidak ingin hidup lebih lama lagi dalam sistem ini, saya berharap Anda juga mulai bercerita… Kalau tidak… ya tidak apa-apa… Mungkin ketika tiba giliran Anda yang menjadi korban krisis, Anda baru akan mulai bereaksi.

Sebelum hari itu tiba, take care my friends…

36 komentar:

yosstate mengatakan...

syukur saya sudah bercerita, saya juga sudah membeli buku dari pustaka pohonbodhi, saya yakin kalau suatu negara mencoba menerbitkan uang sebagai debit atau dividen nasional bukan sebagai hutang, negara itu akan makmur dan tidak perlu kehilangan sumber daya alam. Akan tetapi negara itu akan menghadapi invasi, diserang untuk ditaklukkan dan dikembalikan lagi penerbitan uangnya sebagai kredit plus bunga.

Icha mengatakan...

I really enjoy reading your blog. Awesome!

Anonim mengatakan...

Jawabannya adalah perlawanan jangan takut diserang.. sama mereka

Anonim mengatakan...

Kita keluar dari sistem ini.. Jangan takut hidup susah.. Perang perang deh.. STOP PENJAJAHAN TERSELUBUNG

Anonim mengatakan...

Saya dan rekan2 sekantor saya mengakses blog anda secara regular. Secara pribadi,dengan membaca tulisan2 anda, dalam banyak hal saya merasa tercerahkan. Terima kasih. Beberapa orang telah saya ajak membaca blog anda, tak terlewat juga bos saya sehingga beliau sering terlihat asyik mencermati tulisan anda.

Kalau boleh saya ingin mengajukan pertanyaan mengenai sistem perbankan syariah. Apakah menurut anda sistem ini juga sama "hopeless"-nya dengan sistem FRB yg sekarang dianut?

Anonim mengatakan...

beberapa bulan terakhir ini saya menjadi sering membaca tulisan anda di blog ini...this is so awesome blog that i 've read so far....trus saya terkesan dengan your courage so far....terus berjuang yach...sebelumnya saya sudah banyak membaca buku Economic Hit Man nya John Perkins jadi gak terlalu sulit buat mengikuti in tulisan anda............
sekali lagi terima kasih sudah mau berbagi dengan kita semua disin.......
perubahan itu pasti melalui sebuah proses dan i believe that your blog could became one of the key untuk perubahan.......

Pustaka Pohon Bodhi mengatakan...

Saya tidak benar-benar memahami ekonomi versi Islam, jadi gak berani banyak komentar. Yang pasti, "syariah" yang saya lihat sekarang tidak mirip sebuah solusi.

Mungkin saya salah, tapi sampai saat ini kesan saya "syariah" yang sedang dijual sekarang hanya permainan kosakata perbankan internasional untuk meningkatkan penetrasi kredit ke market Islam.

Moga2 tidak menyinggung perasaan orang-orang ya... Peace...

Anonim mengatakan...

Dalam sebuah diskusi mengenai sistem perbankan dengan informasi dari tulisan2 anda mengenai FRB, lawan bicara saya mengungkapkan bahwa sistem syariah tidak menjanjikan/menarik bunga yang nilainya ditentukan dimuka untuk simpanan/pinjaman. Kerugian dan keuntungan ditanggung bersama2. Selain itu dalam penjelasannya beliau mengatakan bahwa uang disesuaikan dengan produktifitas penggunanya sehingga dalam hal ini saya melihat adanya konsep kredit sosial.

Mungkin informasi saya salah, namun di lain pihak, seringkali dibahas bahwa beberapa negara di dunia, seperti Singapura dan Jepang, dikatakan telah menerapkan konsep "syariah" tanpa menyatakan mereka mengadopsi sistem tersebut.
Meskipun demikian mereka ternyata tidak imun terhadap resesi sekarang ini.

Kontradiksi ini yang menjadikan saya sedikit bingung. Anyway, thanks for the answer. Saya akan mencari informasi lebih lanjut mengenai hal ini.

Salam.

yosstate mengatakan...

jawaban pak pohon tepat sekali. inti utamanya uang kertas itu sendiri adalah hutang atau promissory notes kepada bank sentral atau imf , bayar bunga lewat pajak nasional. begitupula hutang ke bank biasa jelas bayar bunga. Banl syariah sama saja memakai nota hutang uang kertas sebagai uang. Bagi hasil lain dengan bunga ? Plis deh, maksud bunga itu pinjam 1 dikembalikan 2, jadi ada tambahan, itu tetap bunga.
Bank Syariah hanya permainan kata2. Apa susahnya ditambahkan macam Islamic Vodka atau Kondom Syariah atau Islamic Bir ? Bank adalah bisnis mengambil untung dari pengadaan uang, mau bank konvensionan atau syariah sama saja.

Anonim mengatakan...

Ya sudah.. wong sistem seperti ini usianya sudah ribuan tahun..
Ngga akan bisa dihentikan, wong nabi2 dan tokoh2 politik jaman dulu yang hebat2 itu aja ngga bisa menghentikan.

Lah kita ini bisa apa?
Wong kita ini cuma sekedar sekrup di tengah2 kapitalisme global.

Sekarang kenapa ngga kita ikutin aja permainannya..?
Kalo kita tau liquiditas masih akan terus kontraksi ya kita pegang cash..
Kalo kita nebak sudah saatnya liquiditas "mengencer" ya kita pegang saham atau comodity atau bisnis real sekalian..

Lah kita tuh bisa berstatus "orang kaya" cuma kalo orang2 di sekitar kita miskin toh?
Kalo semua orang jadi kaya ya percuma.. sama aja ngga ada yang kaya.

Coba aja misalnya anda berpenghasilan setara dengan Rp 10 juta sebulan, tapi tinggal di Jepang.. ya anda termasuk miskin.
Wong orang jepang rata2 penghasilannya setara Rp 20 juta.
Ya toh?

rizkiwicaksono mengatakan...

saya lihat isi blog ini sejauh ini sangat mirip dengan ekonomi syariah. dan karena saya percaya semua agama juga melarang riba, termasuk kristen, jadi boleh juga diberinama ekonomi kristiani.

memang harus diakui masih banyak Pe-Er dan kelemahan dari bank syariah sekarang, contohnya yang paling fatal adalah masih memakai fractional reserve system.

untuk bisa lepas 100% dari sistem yang sekarang ini bukan pekerjaan mudah, setidaknya bank syariah sudah memulainya walaupun masih banyak kekurangannya untuk itu perlu dukungan kita semua.

soal ekonomi syariah bisa bertanya pada pakarnya, salah satunya adalah Syafii antonio, berikut profilnya, http://www.facebook.com/notes/muhammad-syafii-antonio/sekilas-tentang-saya/52229213132

Salam.

Anonim mengatakan...

Kalau Anda tidak ingin hidup lebih lama lagi dalam sistem ini, saya berharap Anda juga mulai bercerita… Kalau tidak… ya tidak apa-apa… Mungkin ketika tiba giliran Anda yang menjadi korban krisis, Anda baru akan mulai bereaksi.

Sebelum hari itu tiba, take care my friends…

Bagaimana caranya cara orang kecil seperti saya dg gaji pas2an bisa take care?? Terimakasih...

Anonim mengatakan...

Admiring the time and energy you put into your website and detailed information you offer.
It's good to come across a blog every once in a while that isn't the
same outdated rehashed information. Excellent read!
I've bookmarked your site and I'm including your RSS feeds to my Google account.
Here is my blog post ; günstige kinderschuhe

Anonim mengatakan...

If you wish for to grow your know-how only keep visiting
this web site and be updated with the most recent gossip posted here.
My blog : home equity loan for bad credit

Anonim mengatakan...

It's a pity you don't have a donate button! I'd most certainly donate to this excellent blog! I guess for now i'll settle
for bookmarking and adding your RSS feed to my Google account.
I look forward to fresh updates and will talk about this
blog with my Facebook group. Chat soon!

My blog post - Work at home online

Anonim mengatakan...

Hurrah! At last I got a weblog from where
I be capable of in fact take helpful facts concerning my study and knowledge.


Here is my webpage; domain reseller hosting

Anonim mengatakan...

It's awesome to visit this website and reading the views of all colleagues on the topic of this paragraph, while I am also keen of getting know-how.

Take a look at my homepage: privat krankenversicherung rechner

Anonim mengatakan...

Yesterday, while I was at work, my sister stole my iphone
and tested to see if it can survive a forty foot drop, just so
she can be a youtube sensation. My apple ipad is now broken and she
has 83 views. I know this is entirely off topic but I had
to share it with someone!

Also visit my site; small business Ideas

Anonim mengatakan...

Excellent beat ! I would like to apprentice at the same time as you amend your website, how can i subscribe for a blog site?
The account helped me a applicable deal. I have been
a little bit acquainted of this your broadcast provided
bright transparent concept

Also visit my website - krankenversicherung gesetzliche

Anonim mengatakan...

It's a shame you don't have a donate button! I'd without a doubt donate to this excellent blog! I suppose for now i'll settle for
bookmarking and adding your RSS feed to my Google account.

I look forward to brand new updates and will talk about
this site with my Facebook group. Talk soon!

Here is my web page - http://microfinance.ca/index.php?title=User:KlausPitc
Also see my page > click This Link

Anonim mengatakan...

Great post. I was checking constantly this blog
and I'm impressed! Extremely helpful information particularly the last part :) I care for such information a lot. I was seeking this particular info for a very long time. Thank you and best of luck.

my web site: Clickbank A Scam

Anonim mengatakan...

Hi there! This is my 1st comment here so I just wanted to
give a quick shout out and tell you I truly enjoy reading through your articles.
Can you recommend any other blogs/websites/forums that go
over the same subjects? Thanks!

Also visit my weblog st george island vacation properties

Anonim mengatakan...

Your style is so unique in comparison to
other folks I have read stuff from. Thanks for posting when you have the opportunity, Guess I will just bookmark
this page.

Feel free to visit my blog post: work from home austin tx
my webpage > best work at home

Anonim mengatakan...

Hi, Neat post. There's an issue together with your site in web explorer, might test this? IE still is the market leader and a big part of other folks will leave out your fantastic writing due to this problem.

Look at my web blog ... ratenkauf ohne schufa

Anonim mengatakan...

Hi, Neat post. There's an issue together with your site in web explorer, might test this? IE still is the market leader and a big part of other folks will leave out your fantastic writing due to this problem.

My blog post: ratenkauf ohne schufa
My website - bester kredit

Anonim mengatakan...

I pay a quick visit each day a few web sites
and blogs to read content, however this web site
presents feature based posts.

Also visit my blog post - Effective Search Engine Optimization

Anonim mengatakan...

Hi to every one, it's genuinely a fastidious for me to visit this web site, it consists of priceless Information.

my homepage ... affiliate marketing ideas

Anonim mengatakan...

This article will help the internet visitors for creating new web site
or even a blog from start to end.

My homepage clickbank reviews
my webpage :: mouse click the up coming website

Anonim mengatakan...

It's actually a cool and useful piece of information. I'm satisfied that you shared this helpful info with us.

Please keep us up to date like this. Thanks for sharing.



My web-site - When Should You Refinance Your Home

Anonim mengatakan...

Hi there just wanted to give you a brief heads up
and let you know a few of the images aren't loading correctly. I'm not sure
why but I think its a linking issue. I've tried it in two different browsers and both show the same results.

Also visit my homepage :: please click the following internet page

Anonim mengatakan...

I pay a quick visit day-to-day a few web pages and information sites to read content, except
this website provides quality based articles.

my homepage Gesetzliche Krankenversicherung Vergleichen

Anonim mengatakan...

I am in fact pleased to read this website posts which includes tons of useful facts,
thanks for providing these kinds of statistics.

Also visit my webpage ... GusmWk - Duc in altum! - Prendi il largo!

Anonim mengatakan...

I'm no longer sure the place you are getting your information, but great topic. I needs to spend a while finding out more or figuring out more. Thank you for great information I used to be in search of this info for my mission.

My web blog: Reisen in die Türkei

Anonim mengatakan...

You аctually makе it seеm so easy ωith уour prеsentatіon but I find thiѕ tοpic to be reallу ѕomething ωhiсh І think
I woulԁ neveг undегstanԁ.
Ιt seems toο complіcatеd anԁ
very broаd fοr me. I'm looking forward for your next post, I will try to get the hang of it!

my website DiamondLinks.net Review

Anonim mengatakan...

I located your blog on Yahoo and learn a number of posts.
Nice work! I just added to my Google News Reader.

Here is my blog Affiliate Sites

Anonim mengatakan...

ecigarette, electronic cigarette, e cigarette, electronic cigarettes, e cigarette, electronic cigarette