Kamis, 30 April 2009

Debt Based Money System (Part 2)

Dalam debt based money system, sumber energi baru sistem adalah penciptaan hutang baru. Sedangkan penyebab habisnya stok energi adalah karena pembayaran hutang lama beserta bunganya.

Bayangkan sebuah balon tanpa tutup… Udara akan terus berhembus keluar… Untuk mempertahankan eksistensi balon ini, harus ada yang meniup udara baru ke dalamnya… Inilah sistem keuangan yang kita anut.

No Air No Money

Interest (Bunga)?

Ini memaksakan udara yang perlu ditiup ke dalam balon harus lebih besar daripada udara yang berhembus keluar. Ukuran balon perlahan-lahan harus terus membesar, agar bunga bisa dibayarkan.

Anda, sebagai sebuah komunitas, boleh meminta berapapun uang yang Anda inginkan. Majikan Anda (Bank), akan memberikannya kepada Anda.

Majikan Anda akan menghalalkan segala cara untuk membantu Anda mendapatkan apa yang Anda inginkan… Selama Anda sanggup membayar lebih daripada yang mereka berikan.

Anda meminta 1 milyar, Anda akan mendapatkan 1 milyar…
Anda meminta 1 trilyun, Anda akan mendapatkan 1 trilyun…

Bank memberikan Anda 1 milyar, Bank akan mendapatkan 1 milyar… + 10%...
Bank memberikan Anda 1 trilyun, Bank akan mendapatkan 1 trilyun… + 10%...

Darimana datangnya 10% ini? Seseorang di samping Anda, seseorang di planet ini, baik Anda kenal atau tidak, harus menciptakannya untuk Anda…

Seseorang akan meminta bank memproduksi uang, dan Anda harus mendapatkan uang itu dari tangan dia, dan kemudian membayar 10% bunga kepada bank sesuai “peraturan” yang ada.

Bagaimana kalau seseorang itu tidak eksis?

Hehe… Pertama… Majikan Anda tidak akan mendapatkan apa yang dia butuhkan (bunga). Dan dengan demikian, tidak ada alasan bagi dia untuk memberikan kepada Anda apa yang Anda inginkan…

Jangan lupa, aturan permainan ini adalah Majikan akan memberikan berapapun uang yang Anda inginkan… Selama dan hanya selama Anda sanggup membayar lebih daripada yang Anda dapatkan…

Kedua, uang-uang yang eksis sebelumnya di tangan kalian akan perlahan-lahan kembali ke tangan Majikan, sesuai jadwal perjanjian pembayaran hutang pokok lama dan bunganya… Suplai uang bukan saja tidak bertambah, bukan hanya akan stagnan, tetapi akan terus menurun…

Uang sewa tetap harus dibayar kawan…. Ingat status Anda… Anda semua hanyalah penyewa… (1) & (2)

Setiap sen uang yang eksis, eksis karena telah diajukan untuk tujuan tertentu. Tidak peduli untuk tujuan yang baik atau jahat, tidak peduli untuk tujuan yang penting ataupun tidak penting, uang yang telah eksis mewakili sebuah keinginan dan standar hidup yang telah terpenuhi oleh Anda-Anda yang telah memintanya sebelumnya…

Dan kalau uang-uang itu menghilang (udara balon yang berhembus keluar dan tidak kembali lagi), Anda akan kehilangan medium untuk membayar keinginan-keinginan dan standar hidup yang Anda nikmati sebelumnya…

Poops…

Anda harus membayar lebih daripada yang Anda dapatkan, hanya ketika itulah Majikan akan memberikan apa yang Anda inginkan (uang). Sistem ini mengharuskan demikian… Tidak ada hal yang lebih buruk daripada kontraksi kredit dalam sistem ini.

Volume kredit (uang) harus bertambah, harus! Bila tidak bagaimana mempertahankan eksistensi kalian semuanya? Inflasi bukanlah sebuah pilihan, inflasi adalah sebuah keharusan. Inflate or die my dear...

Kontraksi perdagangan dan turunnya GDP sebuah negara, adalah berita buruk bagi sistem ini. Bankir (Majikan) khawatir… Bukan karena mereka peduli pada Anda semuanya, tetapi karena mereka tahu turunnya aktifitas perdagangan akan membuat Anda tidak sanggup membayar lebih daripada yang telah Anda dapatkan dari mereka sebelumnya.

Tanpa Anda sanggup mengajukan kredit baru 10% lebih banyak per tahun, bagaimana Anda sanggup mempertahankan suplai uang di masyarakat Anda sambil membayar 10% kepada Majikan Anda?

Anda paham?



Bank-bank yang sekarat tidak bisa diselamatkan oleh siapapun selain Anda. Bila Anda tidak ingin bank-bank berjatuhan, maka peraslah otakmu, peraslah keringatmu, dan berusahalah agar Anda selalu mampu mencari jalan untuk membayar lebih daripada yang Anda dapatkan.

This is the rule of the game.

Tidak masalah Anda sadar atau tidak, tidak masalah Anda bisa mengimajinasikan ini atau tidak, kita semua adalah bagian dari sebuah skema piramida raksasa. Kita semua adalah sub-sub-sub-sub sistem dari skema yang sama.

Orang-orang yang membayar kita ada di level atas, dan orang-orang yang kita tanggungi ada di level bawah. Masing-masing membentuk mini-piramida dalam skema piramida raksasa yang sama.

Di puncak dari piramida ini, berdiri Majikan kita yang sesungguhnya, yang bila tanpa produk yang dia produksikan (uang), maka keseluruhan peradaban manusia akan macet dan tidak bisa berkembang ke mana-mana.


Semakin Anda mengambil lebih dari yang Anda berikan, semakin Anda mendekati level atas…

Semakin Anda membayar lebih dari yang Anda dapatkan, semakin Anda mendekati level bawah…

Sejumlah bank besar internasional boleh ditutup, dan tidak seperti yang Anda sangka, ini benar-benar tidak bermasalah bagi sang Majikan di level Top of the Top. Akumulasi asset riil mereka salama ratusan tahun ini jauh lebih besar daripada yang Anda tahu.

Bank, hanyalah sebuah institusi perantara antara kebutuhan manusia dengan uang yang mereka inginkan. Tetapi bukan uang yang sebenarnya manusia butuhkan, tetapi hal-hal yang bisa dibeli dengan uang itulah yang sebenarnya kita cari.

Makanan, pakaian, tanah / real estate, pendidikan, kesehatan, media informasi, industri hiburan, transportasi, sumber energi, dll… That’s the real wealth my friend…

Berita-berita yang Anda baca di koran dan nonton di TV adalah upaya-upaya terakhir, baik dari Majikan Anda (Bank), ataupun pembantu mereka (pemerintah) untuk mendorong Anda, agar Anda meminta dan membayar lebih daripada yang Anda minta…

Dan kalau setelah upaya-upaya mereka, Anda masih tidak sanggup juga membayar lebih daripada yang Anda dapatkan…. Permainan ini akan diakhiri. Hidup Anda semua sudah tidak bermanfaat lagi bagi sistem ini.

Kecuali kalau secara ajaib Majikan Anda memutuskan bahwa membagi-bagikan kekayaan mereka kepada Anda semuanya untuk bertahan hidup adalah gagasan yang lebih baik… Hehe…

Anda semua… Akan dipaksa mendapatkan sebuah pelajaran hebat tentang sifat manusia di tahun-tahun mendatang… Pelajaran tentang apa artinya “semua orang (& sistem) harus makan”.

YOU WILL NOT ENJOY THIS LESSON…

... Kecuali kalau Anda, dan milyaran manusia sub-sistem piramida malang lain yang ada... Secara luar biasa ajaib sanggup mengganti aturan main sistem ini sebelum hari penghakiman itu tiba… Sebuah sistem yang balonnya tidak membutuhkan Anda semua untuk terus bergantian meniup udara lebih banyak lagi ke dalamnya…

9 komentar:

nou mengatakan...

Trimakasih banyak,Pak, atas pencerahaannya. Saya sendiri ketakutan dengan apa yang akan terjadi beberapa tahun ke depan ini. Saya takut mati,Pak. Tetapi betapa susahnya berubah menjadi baik dan kembali ke jalan yang benar,padahal kondisi dunia ini semakin mengerikan saja...

yosstate mengatakan...

Hmm, terima kasih informasinya, sangat mencerahkan, saya tidak silau lagi dengan kemilau dunia, saya juga tidak takut lagi menghadapi kebiadaban mereka di masa depan karena sekarang sudah tahu.

Anonim mengatakan...

pak pohonbondhi, saya selalu mengikuti blog anda. Dalam tulisan kali ini saya ingin bertanya dimana posisi rakyat amerika dalam piramida, karena bukankah hanya mereka yang bisa menciptakan mata uang dollar. Lalu apakah posisi mereka tergantikan andaikata dollar yang mereka miliki sudah tidak eksis atau hanya sedikit sekali di tangan mereka, tp di tangan masyarakat lain misalnya. bukankah mereka akan kesulitan untuk berhutang lagi. karena tidak ada jaminan untuk dapat membayarnya.

Pustaka Pohon Bodhi mengatakan...

Ada berbagai jenis "rakyat", tergantung pekerjaan masing-masing, jadi sulit dipukul rata mereka berada di level mana dalam piramida.

Orang yang sudah jatuh miskin di Amerika, mereka sebenarnya tidak kalah miskinnya dengan orang miskin di negara lain.

Tapi karena dolar masih adalah mata uang utama perdagangan dunia, kehidupan mereka masih bisa disubsidi oleh negara yang lain, jadi posisi mereka di piramida masih bukan di level terendah.

Menggantikan dolar? Saya tidak tahu apakah bisa, Amerika masih adalah negara dengan teknologi & militer terkuat, apakah mereka akan tinggal diam dolar diganti, sepertinya tidak mudah..

Mengenai dolar sedikit berada di tangan mereka dan mereka sulit berhutang lebih lanjut, iya, memang inilah pemicu krisis kali ini.. Mereka sudah diset-up untuk menjadi penghutang sejak 1940-an. Mesin hutang ini "capek", they can't go on anymore..

Anonim mengatakan...

saya sependapat bahwa amerika adalah "negara" dengan teknologi dan militer terkuat. tapi saya rasa bukan cuma hal itu yg diperlukan dalam melindungi dolar. anda lihat uni eropa dengan euronya. sebentar lagi asean akan dalam suatu AFTA, dan kmungkinan akan mempunya mata uang sendiri utk perdagangan antarnegara asean (saya kira dolar singapura jd calon terkuatnya). dan tidak tertutup kemungkinan adanya regional2 lain yg akan menyusul memiliki alat tukar sendiri (Pasifik, Asia timur, timur tengah) belum lagi jika OPEC mengganti alat tukar dalam perdagangan minyak. Apa amerika tetap mw melawan seluruh dunia dengan kekuatan militernya. Menurut saya para "big dogs" akan memanfaatkan momentum ini untuk membuat amerika hancur secara ekonomi dan terjadi perang saudara lalu bangkit kembali menjadi negar yg lebih super power dan baru menciptakan bibit perang dan meraih keuntungan yg besar dgn memberikan hutang pada negara/regional yg berperang seperti saat PD 1 & 2. Dan saat negara lain tidak snggup membayar mulailah para "big dogs" menguasai dunia.

boyin mengatakan...

untuk melawan kekuatan besar di jaman ini rasanya adalah mustahil lagipula sistem yang dirancang buruk akan membuahkan buah yang buruk pula dan itu berlaku pula terhadap semua orang tak terkecuali si pembuat sistem itu sendiri (hukum semesta alam).Yang terpenting sekarang adalah mulai dari diri sendiri untuk tidak hidup melebihi kemampuan (berhutang)dan tetaplah mencari kebahagiaan didalamnya.Ingat kita mempunyai alam yang tidak peduli dengan sistem apa yang manusia jalankan dengan segala peradabannya. Jika Amerika bisa berhutang puluhan triliun dolar pun sekarang maka untuk krisis baru yang akan terjadi kedepan bisa saja di buat ratusan atau ribuan triliun lagi.

Anonim mengatakan...

mas,kenapa sering menggunakan kata medium uang, medium itu apa sih maksudnya?

Pohon Bodhi mengatakan...

maksud saya dengan medium adalah alat / bahan yang dipakai sebagai uang.

Sigmund Freudd mengatakan...

Dunia ini butuh orang bertalenta seperti anda untuk membongkar konspirasi elite...