Senin, 19 Januari 2009

Info dari Lindsey Williams

Anda pernah mendengar seorang pastur bernama Lindsey Williams? Dia pernah menulis sebuah buku berjudul "Energy Non-Crisis," isinya adalah bahwa teori Peak Oil hanyalah omong kosong dari kartel minyak (& perbankan) sebagai bagian dari rencana besar mereka untuk mengendalikan dunia.



Orang mengatakan bahwa dia memiliki relasi dengan sejumlah petinggi kartel minyak internasional. Sebagai balasan bahwa dia tidak akan mencetak ulang bukunya dan membahas masalah stok minyak Amerika yang berlimpah di Gull Island, petinggi kartel itu setuju untuk membocorkan sedikit informasi mengenai rencana "The Elite" ke depan.



Bulan Juli tahun 2008, saat harga minyak dunia masih tinggi-tingginya, dia "membocorkan" informasi bahwa harga minyak akan ditekan ke bawah level $50. Orang-orang menertawainya, katanya itu tidak mungkin terjadi. Tentu saja, hari ini orang-orang itu tidak lagi menertawainya.

Berikut adalah informasi terbaru dari pastur ini. Percaya atau tidak, terserah Anda... (Info dari website Henry Makow)

1. Harga minyak dijatuhkan oleh kartel minyak sebagai upaya untuk menekan kekuatan negara Arab / OPEC. "Mereka" mau membangkrutkan negara OPEC, terutama Iran & Venezuela, dengan mengurangi pendapatan mereka sebesar lebih dari 75%. Iran sudah mulai membuat bursa perdagangan minyak mereka sendiri, melompati pasar New York dan London. Mereka juga memperdagangkan minyak mereka dengan menggunakan mata uang non-US dolar. Menurut Williams, ini tidak akan dibiarkan karena mengancam kekuasaan mutlak sistem perbankan Barat.

2. Negara Arab mulai mempertimbangkan untuk tidak lagi membeli aset dalam nominasi US dolar, hal yang mana yang telah mereka lakukan selama 35 tahun terakhir sejak persetujuan Bretton Wood tahun 1971. Hal yang sama juga sedang dipertimbangkan oleh Cina, India, dan negara Asia lainnya. Dengan demikian, hutang nasional Amerika tidak akan lagi dibiayai oleh negara-negara tersebut. Federal Reserve akan membiayai defisit dengan mencetak uang baru / monetisasi hutang. Ini akan menjadi ancaman inflasi besar.

3. Emas dan minyak biasanya bergerak bersamaan dalam arah yang sama. Mulai sekarang tidak lagi, karena intensitas permintaan dan spekulasi, emas dan minyak akan bergerak sendiri-sendiri.

4. Tahun ini, 2009, Amerika akan menghadapi kehancuran total ekonomi. Nilai dolar akan jatuh dengan dalam, dan butuh bertahun-tahun lamanya agar Amerika bisa bangkit kembali.

5. OPEC tidak bisa memotong supply minyak cukup besar untuk mempengaruhi harga.

6. Papacy dan Yesuit tidak ada hubungannya dengan skenario dunia yang sedang terjadi.

7. "The Elite" tidak akan pernah membiarkan Amerika mandiri atas kebutuhan energi mereka. Stok minyak dalam negeri Amerika tidak akan ditambang.

8. Mengenai Obama, tidak ada perubahan apapun yang akan dia lakukan. Pengambil keputusan di sekelilingnya, adalah anggota Council on Foreign Relations (CFR), orang-orang yang sama dari "The Elite" atau "Globalist" yang menjalankan pemerintahan Clinton dan Bush.

9. Karena besarnya penurunan pendapatan dari minyak, Dubai akan menjadi "kota mati."

10. Semua negara Arab akan memasuki depresi. Anggaran negara mereka dibuat dengan asumsi harga minyak $80, sekarang yang bisa mereka lakukan hanyalah mengurangi pengeluaran besar-besaran.

11. Selain tidak lagi membeli surat hutang negara Amerika, Arab / OPEC secara aktif akan MENJUAL surat hutang yang sebelumnya mereka pegang. Hal yang sama juga dilakukan Asia, termasuk Cina. Mereka semua akan mengalihkan uang mereka ke emas dan aset-aset tampak lainnya.

12. Rencana jangka panjang "The Elite" adalah mengontrol dan memiliki semuanya.

13. Harga bahan bakar akan tetap di kisaran $1.50 per galon (di Amerika) untuk 1 - 1,5 tahun ke depan. Pendapatan berbagai negara bagian (Amerika) dari pajak penjualan minyak akan menurun drastis. Beberapa negara bagian akan menyatakan diri bangkrut, terutama California.

14. "Mereka" akan mengontrol harga minyak dengan menyediakan minyak dalam jumlah masif ke pasar. Dua pengumuman besar mengenai suplai minyak akan datang dari Indonesia (yang memiliki stok lebih dari 300 milyar barel), dan satunya lagi dari Rusia.

15. "Mereka" akan menghancurkan Amerika, dan kemudian melakukan konsolidasi kekuasaan dengan membeli semua aset tersisa dengan harga murah. "Mereka" juga akan mengambil alih industri otomotif dan real estate. Tentu saja, hanya di waktu yang tepat, setelah harga jatuh ke level dasar. Setelah tahun-tahun kehancuran ke depan, "Mereka" akan menguasai semuanya.

16. Rusia akan kembali menjadi kekuatan besar. Akan ada persaingan besar kembali antara Barat dan Rusia.

17. Tidak akan ada perang melawan Iran. Penduduk Amerika saat ini tidak mungkin menyetujuinya. "Mereka" akan menghancurkan Iran lewat metode ekonomi tanpa menggunakan perang.

18. Dalam waktu 6 - 9 bulan ke depan Amerika akan memasuki masa hiperinflasi. "Sediakan semua kebutuhan Anda sekarang."

19. Negara-negara di seluruh dunia, terutama Cina, akan membuang dolar Amerika dan membeli emas.

20. Alasan mengapa emas susah didapat (di Barat) saat ini adalah karena "Mereka" tidak ingin masyarakat bisa memproteksi kekayaan mereka.

21. "Mereka" takut terhadap emas karena emas adalah hal yang tidak bisa mereka kontrol. Mereka mengganggap emas sebagai "uang yang sebenarnya."

22. Ketakutan terbesar "Mereka" saat ini adalah bahwa masyarakat "terbangun" dari mimpi mereka. "Mereka" tidak mau menerapkan hukum darulat (martial law), sebab bisa memicu revolusi dan perubahan kekuasaan.

23. Penduduk Amerika takut akan pemerintahan Obama. Satu hari setelah pengumuman Pemilu, penjualan senapan di Amerika meningkat 400% di Wal Mart.

24. "Mereka" tidak lagi mencoba implementasi Uni Amerika Utara (North American Union) antara Amerika, Kanada, dan Meksiko. Target mereka adalah langsung ke global goverment, global bank, global currency.

Nasehat dari Williams kepada publik sekarang adalah...

1. Percayalah kepada Tuhan. Tata ulang kehidupan spiritual Anda. Pada saat bersamaan, bersikap skeptislah pada segalanya. Investigasi semua informsi Anda, terutama yang berasal dari pemerintahan.

2. Mulailah berkebun (menanam makanan).

3. Jangan berhutang. Hutang adalah senjata perbudakan "Mereka."

4. Stoklah sebanyak mungkin bahan pangan. Ekonomi pertanian sudah ambruk.

***

1 komentar:

piki mengatakan...

artikel2 menarik...:)

salam kenal dari bandung:)